SAdAP Nilai Kebijakan Pelaksanaan Shalat Idul Adha Tumpang Tindih Bikin Masyarakat Bingung

by -2 views

MAKASSAR – Syarifuddin Daeng Punna (SAdAP) tokoh masyarakvat Sulsel menyayangkan adanya edaran berupa kebijakan pelaksanaan ibadah hari raya yang tumpang tindih di Makassar.

Hal itu Berdasarkan edaran yang dikeluarkan oleh Plt. Gubernur Sulsel membolehkan pelaksanaan shalat Idul Adha yang bertolak belakang dengan kebijakan Walikota Makassar.

“Ada yang membolehkan dan ada pihak yang melarang.Jangan membuat masyarakat bingung. Kita boleh menerapkan PPKM, itu bagus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 namun kita tidak boleh membatasi umat yang ingin beribadah. Silahkan perketat protokol kesehatan,” terang SAdAP via WhatsApp, Sabtu (17/7).

Olehnya itu, SAdAP berharap para pembuat kebijakan untuk memikirkan hal-hal yang terbaik bagi masyarakat.

“Jangan ambil keputusan secara serampangan. Seorang pemimpin harus peka terhadap rakyatnya,” tukasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.