SAdAP Apresiasi Rumah Ibadah Tetap Dibuka di Makassar

by -9 views

MAKASSAR – Syarifuddin Daeng Punna ( SAdAP) tokoh masyarakat Sulsel di Jakarta mengapresiasi sikap dari Pemkot Makassar dan aparat kepolisian dan yang proporsional yang mengizinkan rumah ibadah, khususnya masjid tetap buka di masa PPKM.

“Alhamdulillah, masjid tetap diperbolehkan buka, hal itu karena Sulsel khususnya Makassar adalah daerah yang memiliki tingkat fanatisme agama yang tinggi. Sulsel itu daerah yang religius, jika ada kebijakan yang dianggap diskriminatif apalagi yang berkaitan dengan agama maka masyarakat akan breaksi secara spontanitas,” ungkap SAdAP via WhatsApp, Jumat (9/7).

Sebagai orang Sulsel yang berdomisili di Jakarta, SAdAP meminta agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak bersifat diskriminatif, harus dilakukan dengan kajian yang matang dengan melibatkan berbagai unsur.

“Saya mengapresiasi kinerja aparat kepolisian dalam melihat persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, ini membuktikan dibawah kepemimpinan Irjen Pol Merdisyam selaku Kapolda Sulsel telah sukses dalam memberi rasa keadilan kepada masyarakat. Selama kepemimpinannya Makassar sebagai sentrum dari aksi kriminal, aksi brutal dan demonstrasi anarkis persentasenya menurun drastis, dan masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan tanpa adanya gangguan kamtibmas seperti yang selama ini terjadi di berbagai wilayah yang ada di kota Makassar,” bebernya.

Tidak Mudah menjadi pemimpin di Sulsel, kata SAdAP, meskipun putra daerah sendiri yang menjabat sebagai pimpinan di kepolisian belum dapat menjamin kondusifitas di Sulsel khususnya di Makassar, olehnya itu diharapkan prestasi ini dapat dipertahankan.

“Insya Allah masyarakat Sulsel siap mengawal kebijakan pemerintah dan terus mensupport kerja-kerja kepolisian,” tutup SAdAP. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.