Polda Bali Kejar WNA Asal Jerman Dan WNI

oleh -8 views

Lintassatu.Com, Bali, — kasus video asusila yang beredar di medsos menjadi perhatian oleh masyarakat Bali, yang di lakukan oleh warga asing (WNA) asal Jerman baru baru ini di kabupaten Kuta Utara bandung Bali

Direktur Kriminalisasi Khusus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, saat di kompirmasi terkait pelaku pembuatan video mesum di salah satu Vila di badung Bali.

Lanjut yuliar mejelaskan bahwa benar warga asal Jerman telah melakukan perbuatan yang melanggar hukum dengan membuat video asusila yang di upload di tiktok, sehingga membuat masyarakat resah akibat perbuatannya tersebut yang tidak senonoh, jelasnya

Hal ini sangat menjadi perhatian di kalangan masyarakat, khususnys di Bali dan dapat merusak nama baik Pulau dewata ini. Polda Bali setelah mendapat informasi dari imigrasi bahwa, terjadi pembuatan video asusila yang dilakukan oleh warga asing di salah satu villa.

Direktorat kriminal Khusus langsung mendatangi TKP tersebut. Setelah tiba di lokasi kejadian pelaku sudah tidak berada lagi di villa tersebut, tidak sampai di situ polisi melakukan penyelidikan ternyata pelaku di duga sudah meninggakan Indonesia

“Dari empat pelaku warga WNA di duga ada satu orang warga WNI terlibat dalam video asusila yang bedurasi 5:59 detik” Imbu Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho

Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho menuturkan, bahwa polri telah melakukan pengejaran kepada 4 WNA pelaku bersama cyber cream melakukan penyelidikan secara intens bersama Kejati, bahwa polri mendapatkan data dari hasil tresing.

Sementara itu Kombes Yuliar juga menyampaikan kronologi kedatangan 4 warga asing yang tiba di Indonesia sejak 25 april, sekitar 30 april, WNA ke Bali dan memesang villa plorima kemala Gedung, di badung.

“Ketika pelaku mengetahui dirinya di cari polsi, 8 Mei pelaku WNA telah meninggalkan Indonesia, polda Bali dari hasil jejak tresing polri sejak 9 mei sampai 17 Mei polisi patut diduga bahwa pelaku mengupload video asusila masih wilayah hukum Indonesia” Kata pria berpangkat tiga Melati Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho

Kombes Pol Yuliar menambahkan kedua pelaku yang belum jelas identitasnya, masih menunggu hasil dari Imigrasi, namun kalau belum ada hasil dari imigrasi polda bali terus melakukan pengejaran kepada pelaku, apa lagi ada warga WNI yang terlibat video asusila, tambahnya

“Polda Bali terus melakukan pengejaran terhadap 4 orang WNA asal Jerman dan 1 orang WNI,”

Kombes Yuliar mejelaskan tidak ada kendala saat melakukan pengejaran terhadap para pelaku, untuk saat ini polda Bali masih mendalami karena kami memiliki database dan menunggu hasil dari imigrasi. Polda Bali terus melakukan koordinasi secara intens ke imigrasi, Jelasnya

“Dari hasil penyelidikan polisi mencurigai kemungkinan besar pelaku WNA di perkirakan masih berada di Indonesia” Kata mantan wadir krimsus polda sulsel Yuliar Kus Nugroho

Kemudain polisi langsung mengecek ke TKP dan memeriksa pemilik Villa dari pemeriksaan pemiliknya villa sama sekali tidak mengetahui aktivitas yang di lakukan oleh WNA tersebut

“Polda bali masih melakukan pendalaman terhadap warga WNI yang terlibat dalam video asusila”

Jadi para pelaku di jerat Undang undang pornografi dan undang undang ITE sesuai Hukum yang berlalu di negara kita,

Yuliar Kus Nugroho menjelaskan Satrategi yang di lakukan polda Bali adalah dengan cara preventif dan edukatif dan melakukan koordinasi kepada perwakilan negara yang ada di Bali, baik dari Amerika, Jerman, prancis, china, serta Interpol

Dan ia juga menghimbau kepada seluruh WNA yang ada di Bali untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dari pemerintah maupun perwakilan di negara yang ada di Bali, tambah Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho. ***