Kesaksian Seorang Warga Saat Berada Di Sekitar SPBU

by -9 views

Kesaksian Warga Saat Kecelakaan di Bajeng Gowa, Satu Korban Meninggal Dunia

Lintassatu, GOWA – Dua pengendara motor terlibat kecelakaan di Jalan Poros Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,  Jumat, (27/8/2021 ).

Peristiwa kecelakaan ini tepatnya di depan SPBU Bajeng. Saat terjadi tabrakan mengakibatkan motor keduanya terbakar.

Akibatnya, satu orang korban meninggal dunia. Sementara satu orang lainya mengalami luka.

Seorang pengendara, Hamka mengatakan ketika itu dirinya melintas menggunakan sepeda motor.

Disekitar SPBU Tanetea Bajeng ia melihat warga sedang berkumpul.

Dikatakan ada motor yang terbakar. Kerumunan warga sekitar sempat menimbulkan kemacetan.

“Pas tabrakan motor langsung api berkobar,” ujarnya.

Menurut dia, satu orang pengendara yang menjadi korban terjebak oleh motornya yang terbakar.

“Makanya susah diselamatkan, karena api masih berkobar,” bebernya.

Petugas dari SPBU langsung memadamkan api, dibantu dengan warga sekitar.

Satu korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia, sementara satu orang lainya berhasil selamat.seperti yang Di lansir oleh tribun timur

“Iye satu orang meninggal dunia,” ujarnya.

Kronologi Kecelakaan

Kapolsek Bajeng AKP Al Habsi menjelaskan kronologi kecelakaan mengakibatkan satu korban meninggal dunia di Jl Poros Bajeng, Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, (27/8/2021) pagi.

Ajun Komisaris Polisi ini menyebut koban yang meninggal dunia karena terbakar bernama H Muh Rusdi Daeng Gassing (70) tahun.

Kronologinya, berawal saat H Rusdi Daeng Gassing mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun 125 R.

Pria paruh baya itu mengisi jirgen bahan bakar di SPBU Bajeng sebanyak 5 liter.

Seusai mengisi jergen bahan bakar, pria paruh baya keluar dari SPBU dan tidak melihat arus dari arah selatan atau dari arah Takalar ke Gowa.

Tiba-tiba lelaki Usman Daeng Lette yang menggunakan sepeda motor Honda Win DD 2831 BH dengan kecepatan tinggi bertabrakan dengan Daeng Gassing.

“Sehingga timbullah percikan api. Saat itu Usman masih bisa terselamatkan tetapi H Rusdi Daeng Gassing tidak terselamatkan,” jelasnya.

AKP Al Habsi menuturkan H Rusdi tidak terselamatkan karena percikan dari bahan bakar yang mengakkbatkan korban terbakar.

“Korban tidak terselamatkan karena percikan bahan bakar dijergen itu lebih besar. Sehingga apinya juga lebih besar,” tutur AKP Al Habsi.

Dia menyebut H Rusdi Daeng Gassing tidak terjebak oleh motornya. Namun terkena percikan api bahan bakar yang dibawanya sehingga korban terbakar dan meninggal dunia.

“Bukan terjebak tapi mungkin jirgen bahan bakarnya berada di sekitar dia (H Rusdi Daeng Gassing) sehingga percikan apinya lebih besar mengenai korban. Iya korban (terbakar),” pungkasnya. **

No More Posts Available.

No more pages to load.