Ditunjuk Jadi Dewan Penasehat Kapten, SAdAP: Terima Kasih Atas Amanah yang Diberikan

oleh -28 views

LINTASSATU, JAKARTA РOrganisasi Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia atau yang disingkat (Kapten) memberikan mandat kepada tokoh masyarakat Sulsel di Jakarta, Syarifuddin Daeng Punna (SAdAP) selaku dewan penasehat.

“Saya berterima kasih atas amanah yang diberikan, karena menurut saya organisasi Kapten ini sebagai lokomotif perubahan dalam rangka menciptakan lapangan kerja baik dalam maupun luar negeri, dan yang tergabung di dalamnya orang-orang yang berkompeten di berbagai sektor ketenaga kerjaan,” tutur SAdAP via WhatsApp, Senin (22/2).

Olehnya itu, SAdAP berharap kedepan Kapten menjadi organisasi yang besar dan turut berpesiar serta dalam mengangkat harkat dan martabat para pekerja di tanah air.

“Mengapa saya katakan hal itu sebab banyak generasi anak indonesia yang memiliki kompetensi dalam menggerakkan perekonomian bangsa melalui temuan-temuan yang membanggakan, hanya saja belum mendapat respon dari pemerintah karena tidak adanya wadah atau organisasi non pemerintah yang dapat mengakomodir temuan tersebut untuk disampaikan ke pemerintah,” ujarnya.

Lanjutnya, banyak temuan anak bangsa, diantaranya smelter yang awalnya 2010 di Indonesia, diluar temuan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Vale dan Antam, walaupun masih terlihat sederhana namun perlu penyelesaian untuk ditindaklanjuti agar dapat dikembangkan lebih baik lagi.

Dengan kehadiran KAPTEN ini, kata SAdAP, selaku dewan penasehat, pihaknya yakin dan percaya kedepan potensi anak bangsa akan diakomodir melalui organisasi ini, sehingga kesiapan dalam menghadapi tantangan global dapat dihadapi dengan progress yang diharapkan, selain itu profesionalisme dalam sistem ketenaga kerjaan tidak lagi diragukan sebab anak-anak bangsa sudah dapat menciptakan karya yang memiliki daya saing dengan temuan-temuan dari luar negeri.

Sumber daya alam yang dimiliki Indonesia melimpah ruah, dan dibutuhkan tenaga kerja yang profesional dengan skill yang memadai dan kita mempunyai itu guna mengelola potensi alam yang dimiliki bangsa ini, olehnya itu investor tidak ragu untuk mengambil tenaga kerja Indonesia karena kemampuan anak bangsa sudah memiliki standar kompetensi untuk bekerja, dan tentu akan meminimalisir angka pengangguran.

“Yakin dan percaya negara kita kedepan sebagaimana visi misi bapak Presiden Jokowi akan terselesaikan, karena negara kita kaya dari sumber alam serta tenaga tenaga terampil yang tidak perlu diragukan,” tukas SAdAP. (*)