Budokai Sulsel-LMP Bersinergi, SAdAP: Demi Kemajuan Atlet Muda Karateka

by -58 views

LINTASSATU – Perguruan karate yang tergabung dalam PB FORKI diantaranya Pordibya yang memiliki beberapa jumlah aliran perguruan salah satunya Budo Kyokai Karate Indonesia (Budokai).

Untuk Budokai Sulsel sendiri saat ini dipimpin Syarifuddin Daeng Punna atau lebih akrab dipanggil SAdAP,

Pordibya Sulsel sendiri menaungi 7 kabupaten/kota yang berpusat di Kota Makassar.

Menurut salah satu pengurus Budokai, Shihan Ale Yasin, mengatakan perubahan nama dari Pordibya menjadi Budokai berangkat dari hasil musyawarah nasional di Jakarta yang kemudian seluruh peserta kongres menyepakati perubahan tersebut.

Sesuai dengan apa menjadi tagline Budokai ecara nasional melahirkan atlet-atlet karateka untuk tampil dalam kejuaraan kejuaraan baik di tingkat daerah, nasional dan internasional, kata’ maupun kumite. Tahun 2020 baru baru ini Pordibya Sulsel mengirimkan atlet sebanyak 12 orang dan diantaranya beberapa atlet menjuarai di kelas kata’ maupun di kelas komite.

“Saat ini kami sedang melakukan konsolidasi persiapan musyawarah provinsi yang akan dilaksanakan di Kota Makassar dengan agenda merefleksi kepengurusan sebelumnya dan merumuskan tentang rencana program strategis untuk kepengurusan pengprov Budokai 5 tahun kedepan,” terang SAdAP, Sabtu (6/3).

Senada dengan apa yang disampaikan satu pengurus, SAdAP mengapresiasi langkah rekan-rekan di pengurus Pordibya Sulsel yang kembali mengamanahkan saya selaku ketua, dengan harapan pembinaan atlet dapat segera ditingkatkan sebab Sulsel merupakan lumbung para atlet khususnya olahraga karate.

Lanjutnya, Pordibya akan membangun sinergi dengan Laskar Merah Putih (LMP) dalam rangka pembinaan generasi muda yang cinta olah raga khusus karate, dan semua pengurus LMP dan Budokai bersepakat dibawah kepemimpinan SAdAP selaku Ketua Dewan Pembina LMP Sulsel dan Ketua Budokai Sulsel.

Terpisah Ketua LMP Sulsel, M Taufik Hidayat mengapresiasi langkah Pengurus Budokai Sulsel, menurut Taufiq jumlah anggota LMP yang terdata sebanyak kurang lebih 10.000 khusus Kota Makassar

“Kami akan sampaikan dan meneruskan hajatan Budokai untuk bersinergi kedepannya,” tutup Taufiq. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.